SMP Negeri 1 Baturraden Gelar IHT, Perkuat Kompetensi Guru Sambut Tahun Ajaran 2026/2027
SMP Negeri 1 Baturraden, Kabupaten Banyumas, menggelar In House Training (IHT) selama empat hari, 14 dan 16–18 Juli 2026, sebagai langkah memperkuat kompetensi guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran dalam menyambut Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Baturraden ini diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan. Sejumlah narasumber kompeten hadir memberikan materi, di antaranya Assoc. Prof. Santhy Hawanti, Ph.D., dosen Program Magister FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri, S.T., serta pengawas SMP.
Kepala SMP Negeri 1 Baturraden, Tri Agus Hariyatno, S.Pd., mengatakan bahwa perkembangan dunia pendidikan menuntut guru untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi agar mampu memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
"Melalui IHT ini kami ingin membangun semangat baru sekaligus memperkuat budaya belajar dan berbagi praktik baik di lingkungan sekolah," ujarnya.
Fokus pada Kurikulum dan Pembelajaran Mendalam
Selama pelatihan, peserta memperoleh materi tentang reviu Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT), Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), serta optimalisasi perangkat ajar berbasis Deep Learning (Pembelajaran Mendalam).
Materi tersebut dirancang untuk mendukung pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Selain memperdalam pemahaman kurikulum, guru juga dibekali keterampilan menyusun perencanaan sekolah secara efektif serta mengembangkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan tantangan pendidikan masa kini.
Pelaksanaan IHT berlangsung interaktif melalui diskusi, praktik, dan berbagi pengalaman antarguru. Tri Agus berharap seluruh hasil pelatihan dapat segera diterapkan di kelas sehingga mampu meningkatkan mutu pembelajaran dan prestasi peserta didik.
Kadindik Tekankan Integritas Guru
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, S.T., menegaskan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga teladan bagi peserta didik.
"Guru harus menjaga integritas, kejujuran, kedisiplinan, serta perilaku yang baik karena menjadi contoh bagi peserta didik," tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar hasil pelatihan tidak berhenti pada kegiatan IHT semata, tetapi diwujudkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan pelatihan diukur dari sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah.
Melalui IHT ini, SMP Negeri 1 Baturraden berharap lahir semangat baru di kalangan guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, dan berdampak pada peningkatan prestasi peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027.